Kepedulian APRIL Indonesia Terhadap Kebakaran Hutan

Indonesia merupakan negara yang memiliki hutan tropis yang paling luas dan kaya akan keaneragaman hayati di dunia. Puluhan ribu atau bahkan puluhan jutaan penduduk Indonesia mengandalkan hidup dan mata pencaharian mereka di hutan, baik dari mengumpulkan berbagai jenis hasil hutan untuk memenuhi kehidupan mereka sehari-hari atau bekerja pada sektor industri pengolahan kayu. Di dalam hutan tropis, seperti yang ada di Indonesia terdapat habitat flora dan fauna yang kelimpahannya yang tidak tertandingi oleh negara lain dengan ukuran luas hutan yang sama. Dengan luas tanah yang melimpah pastinya ada saja beberapa oknum yang mencoba merusak hutan dan atau beberapa bencana yang membuat membuat hutan menjadi rusak, misalnya saja kebakaran hutan.

Kebakaran hutan sendiri sering terjadi sejak beberapa tahun yang lalu. Hal tersebut terbilang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Kerugian yang didapat dari bencana tersebut berdampak negatif dan sangat meluas, mulai dari ekonomi, sosial, dan kesehatan yaitu termasuk gangguan kesehatan untuk warga sekitar, lumpuhnya moda transportasi, hingga punahnya beberapa flora dan fauna yang tinggal disana. Kerugian tersebut dapat diakumulasi sekitar 20 triliun dalam setahun.

Khususnya di Sumatra, kebakaran hutan kian meraja rela dan dapat merugikan banyak pihak. Hal itupun berlaku bagi APRIL Indonesia, yang mana merupakan sebuah perusahaan yang menaungi sebuah perusahaan kertas terbesar di dunia. Kebakaran sendiri merupakan ancaman utama bagi hutan tanaman APRIL Indonesia, yang mana tanaman tersebut merupakan aset utama bisnis mereka. Dengan terjadinya kebakaran dapat merusak hutan, mengurangi nilai dan produktivitas aset-aset ini, serta menciptakan kabut asap. Secara signifikan, dengan adanya kebakaran dapat mengurangi nutrisi tanah, mempengaruhi kualitas air dan meningkatkan resiko erosi tanah, serta dapat mempengaruhi manajemen hutan tanaman secara berkelanjutan.

Dengan begitu, APRIL Indonesia bersama pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta dan anggota masyarakat yang memiliki tujuan menanggulangi kebakaran hutan. Unit operasional dari APRIL Indonesia, PT RAPP ini berperan aktif menggandeng masyarakat untuk menjadi agen dalam menanggulangi masalah kebakaran lahan dengan memfasilitasi pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA). MPA sendiri adalah sebuah kelompok keswadayaan masyarakat yang memiliki tugas utama dalam mengurangi risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta melakukan penanganan partisipatif bila terjadi bencana. Oleh sebab itu, anak perusahaan APRIL Indonesia memberikan fasilitas hingga membentuk 32 MPA dengan total anggota 480 orang di berbagai Provinsi Riau.

Dengan adanya program tersebut, APRIL Indonesia berharap dapat mendukung partisipasi masyarakat yang sangat krusial dan bisa menjadi pasukan garda depan dalam pencegahan kebakaran hutan. Di sisi lain juga, MPA juga diharapkan agar bisa membantu koordinasi di antara semua pihak yang terkait, yaitu: pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat. Jika hal tersebut dilakukan dengan intensif, koordinasi bisa mempercepat proses penanggulangan kebakaran hutan. Dan begitulah bagaimana kepedulian APRIL Indonesia terhadap kebakaran hutan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *