Imbas Startegi Bakar Uang, Bukalapak PHK Karyawan

Bukalapak memutuskan untuk menerapkan restrukturisasi organisasi dengan mengakhiri pemecatan karyawan di berbagai departemen. Redudansi dikutip karena dampak kompetisi yang sengit dan dampak negatif strategis dari pembakaran uang. Ketua asosiasi e-commerce Indonesia (idEA) Ignatius Untung mengatakan bahwa e-commerce pada prinsipnya harus dapat menemukan keseimbangan antara strategi bertahan hidup jangka pendek dan jangka pendek.

Ignatius menambahkan bahwa e-commerce juga harus bijaksana untuk mengalokasikan sumber daya sendiri. Salah satunya adalah kebiasaan membakar uang dan memberikan berbagai iklan. Menurutnya, kebiasaan membakar uang membuat e-commerce lebih kompetitif, hanya saja jika manajemen tidak hati-hati, justru dapat menyebabkan perusahaan kehilangan uang. Meskipun sejujurnya itu tidak mudah, terutama karena uang itu juga dibakar. Jika Anda tidak berpartisipasi, itu akan menjadi kurang kompetitif.

Strategi untuk membakar uang sebenarnya telah menjadi senjata paling penting dari e-commerce untuk menarik pembeli. Masyarakat Indonesia dimanjakan dengan diskon, tetapi sisi lain dari e-commerce harus menanggung beban tambahan karena mereka menanggung beban diskon yang ditawarkan. Biasanya, e-commerce, untuk menutupi biaya atau memberikan diskon kepada pembeli, sangat tergantung pada penyediaan dana dari investor. Sebelumnya, Intan Wibisono, kepala komunikasi korporat di Bukalapak, mengatakan telah terjadi redudansi karena Bukalapak harus berorganisasi setelah ia tumbuh dengan cepat.

Intan menambahkan bahwa langkah ini terutama dimaksudkan untuk mempertahankan visi Bukalapak untuk terus tumbuh sebagai perusahaan e-commerce yang berkelanjutan dalam jangka panjang. Dia menekankan bahwa manajemen diri Bukalapak berlangsung secara terbatas dan selektif, sehingga manajemen dapat berkonsentrasi pada penerapan strategi bisnis jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *