Blog

Di samping kekayaan kulinernya yang luar biasa, Banyuwangi juga menyimpan keindahan alam yang membuat banyak wisatawan memasukkan kota ini ke dalam bucket list liburan. Salah satu dari sekian banyak wisata di Banyuwangi adalah Pantai Pulau Merah. Dinamai demikian karena tanahnya yang berwarna merah. Bentuknya seperti bukti kecil dengan jarak yang tak terlalu jauh dari bibir pantai. Pasir putihnya terbentang hingga tiga kilometer. Kita bisa menginjakkan kaki di pulau ini pada saat air tengah surut karena hanya berjarak seratus meter saja dari bibir pantai. Pantai ini sendiri dulunya bernama Pantai Ringin Pitu, akan tetapi sekarang telah berganti nama dan lebih populer disebut sebagai Pantai Pulau Merah. Terkait penamaan tempat wisata di Banyuwangi ini, ada dua versi yang beredar di masyarakat, akan tetapi tidak diketahui secara pasti versi mana yang benar. Pantai Pulau Merah sendiri tengah dipersiapkan untuk menjadi salah satu tujuan surfing alias selancar di Banyuwangi. Pada 2013 lalu dihelat International…

Read more

Masyarakat Banyuwangi memang terkenal gemar menggabungkan dua menu masakan menjadi satu masakan. Selain rujak soto, kuliner khas Banyuwangi lainnya yang juga merupakan gabungan dari dua makanan berbeda adalah pecel rawon. Sesuai namanya, pecel rawon menggabungkan antara pecel sayuran dengan rawon yang berupa daging. Dalam makanan ini, nasi pecel akan disiram kuah rawon lengkap dengan dagingnya. Seringkali menu ini turut disantap bersama lauk lain seperti udang goreng, empal serta paru goreng. Salah satu warung favorit yang menjual pecel rawon adalah Rumah Makan Pecel Ayu. Lokasinya ada di Jalan Adi Suciptp 60, Banyuwangi. Selain pecel rawon, kuliner khas Banyuwangi lainnya yang bisa kita cicipi adalah kupat lodoh. Makanan ini merupakan khas dari suku using atau suku osing di Banyuwangi. Ketupat akan disajikan bersama ayam yang dimasak secara lodoh, yakni dibuat dari parutan kelapa tua sangrai serta minyak sampai kering. Bentuk dari lodoh sendiri menyerupai pasta. Lodoh inilah yang diolah bersama dengan aneka…

Read more

Jika ingin berlibur ke kawasan pantai di Jawa Timur khususnya di Banyuwangi, maka tersedia banyak pilihan yang bisa kita tentukan. Salah satunya adalah Pantai Rajegwesi. Wisata di Banyuwangi ini merupakan salah satu wisata pantai terfavorit dan yang paling direkomendasikan di Banyuwangi. Lokasinya ada di desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Di tempat ini kita sekaligus dapat menyaksikan bunker atau ruang bawah tanah yang menjadi sisa dari kejayaan Jepang pada masa penjajahan. Wisata di Banyuwangi Pantai Rajegwesi sekaligus memiliki beberapa keunikan yang tidak banyak dimiliki oleh pantai-pantai lainnya di Indonesia dan juga di dunia. Pasir pantai di sini memiliki warna kecokelatan dan teksturnya sangat lembut. Hal ini terjadi karena pasir pantai telah bercampur bersama endapan lumpur yang sebelumnya terbawa air pada saat terjadi banjir. Selain melihat keindahan alam dan juga nilai sejarah yang melekat padanya, di sini pengunjung juga dapat melihat kehidupan masyarakat sekitar. Sebagian besar penduduk sekitar Pantai Rajegwesi bermatapencaharian sebagai nelayan.…

Read more

Salah satu keindahan pesona Banyuwangi yang menjadi ikon wisata dari kota ini adalah Kawah Ijen atau kerap disebut pula sebagai Blue Fire. Secara administratif, Kawah Ijen terletak di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso serta Situbondo. Kawah berada di ketinggian 2443 meter di atas permukaan air laut serta kedalaman mencapai dua ratus meter. Wisata di Banyuwangi ini diselimuti oleh asap belerang sehingga membuatnya memiliki pesona yang luar biasa. Penyebutan Blue Fire sebagai nama lain dari Kawah Ijen bukan tanpa alasan. Terdapat danau belerang dnegan warna toska serta api biru yang bisa disaksikan mulai malam hari hingga menjelang waktu subuh. Karena itulah wisata di Banyuwangi ini terkenal juga dengan sebutan Blue Fire. Menuju Kawah Ijen dapat melalui jalur utara ataupun jalur selatan. Jalur utara melalui Situbondo menuju Sempol di Bondowoso, kemudian sampai di Paltuding. Waktu tempuhnya sekitar dua setengah jam. Sementara jalur selatan ditempuh melalui Banyuwangi menuju Licin berjarak sekitar tiga…

Read more

Suku Osing atau Suku Using di Banyuwangi memiliki beberapa kuliner khas yang unik serta nikmat. Kuliner khas Banyuwangi tersebut adalah kupat lodoh serta sop kesrut. Kupat lodoh adalah ketupat yang dimasak dengan bumbu lodoh. Lodoh didapat dari parutan kelapa tua yang telah disangrai bersama minyak sampai kering. Setelah kering, bumbu akan ditumbuk halus hingga keluar minyak seperti pasta lembut. Pasta inilah yang diolah bersama bumbu lain dan digunakan untuk memasak ketupat. Kuliner khas Banyuwangi kupat lodoh bisa kita nikmati di Jalan Ijen, persisnya di depan lapangan Kecamatan Glagah. Selain kupat lodoh, suku Osing di Banyuwangi masih memiliki kuliner khas lainnya, yaitu sop kesrut. Sop kesrut terbilang sebagai makanan yang unik serta langka karena tidak banyak rumah makan yang menghadirkan menu sop ini. Sop kesrut sendiri berupa sop ayam dengan kaldu kental serta rasa yang pedas. Sop kesrut seringkali disantap bersama nasi, ayam goreng serta sambal tempong. Kata kesrut ditambahkan dalam…

Read more

Salah satu destinasi wisata menarik di Banyuwangi adalah Pulau Tabuhan. Tempat ini juga menjadi lokasi scuba diving yang terkenal di Banyuwangi. Air lautnya sangat jernih dan layak menjadi salah satu lokasi wisata di Banyuwangi yang sangat menawan. Lokasi tepatnya ada di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo. Jaraknya sekitar dua puluh kilometer dari pusat kota. Pulau ini sendiri merupakan pulah tidak berpenghuni dengan luas sekitar lima hektar. Karakter pasir pantai di Pulau Tabuhan adalah pasir putih. Untuk dapat mencapai tempat wisata di Banyuwangi ini, kita harus terlebih dahulu menyerang laut melewati Pantai Kampe. Aksesnya dapat melalui sebuah jalan setapak di Kebun Pasewaran. Ada banyak nelayan yang menghuni Pantai Kampe. Terdapat pula beberapa kapal motor yang dapat mengantar wisatawan menuju Pulau Tabuhan. Waktu yang dibutuhkan sekitar tiga puluh menit. Setelah menempuh perjalanan panjang untuk menuju Pulau Tabuhan, rasa lelah akan langsung terbayarkan dengan pemandangan indah di pulau tersebut. Pasir putih serta air yang…

Read more

Wisata alam menjadi salah satu pilihan tepat untuk melepas penat dan stress dari rutinitas sehari-hari. Salah satu wisata di Banyuwangi yang termasuk wisata alam dan dapat dipilih karena terbukti mampu melepas stres adalah Teluk Hijau Green Bay. Udara pantai yang segar turut bercampur udara hutan hujan tropis yang ada di Taman Nasional Meru Betiri. Jarak perjalanan Teluk Green Bay dari kota Banyuwangi sekitar tiga hingga empat jam lamanya. Tidak hanya udaranya yang segar serta pemandangan laut yang memikat, wisata di Banyuwangi ini sekaligus dapat melepas penat karena masih terjaga kemurniannya. Belum banyak yang mengetahui kawasan ini sehingga tempatnya masih sepi dari pengunjung. Kita bisa dengan mudah menikmati pemandangan alam yang terhampar di depan mata tanpa diusik oleh segerombolan pengunjung lain yang datang atau suara-suara berisik lainnya. Namun, karena belum begitu terkenal maka akses menuju Teluk Green Bay juga masih terbilang sulit. Perjalanan menuju Teluk Green Bay juga cukup melelahkan. Walaupun…

Read more

Berkunjung ke Banyuwangi tak sekedar bisa menikmati pemandangan alamnya yang indah. Wisata kuliner juga bisa dilakukan karena beragamnya kuliner khas Banyuwangi yang ada di kota ini. Salah satunya adalah ayam pedas ratinem. Ayam pedas ini telah terkenal hingga ke seluruh penjuru kota Banyuwangi. Penyajiannya disertai kuah dengan rasa pedas serta gurih yang pastinya sesuai dengan lidah orang Indonesia. Walaupun rasanya pedas, nyatanya banyak yang tertarik untuk mencoba serta ketagihan dengan rasa makanan ini. Apabila penasaran dengan rasanya, kita bisa mencoba kuliner khas Banyuwangi ayam pedas ratinem di belakang kantor pos terminal lama kota Banyuwangi. Selain ayam pedas ratinem, kuliner lain yang tak kalah menggoda ialah sego cawuk. Sesuai namanya, sego cawuk berarti nasi cawuk sehingga makanan ini terbuat dari bahan dasar beras yang dimasak menjadi nasi. Sedangkan cawuk berarti makan menggunakan tangan, tidak menggunakan sendok. Sego cawuk umumnya akan disajikan bersama kuah dari parutan kelapan muda dan jagung muda yang…

Read more

296/296