SBY Minta Prabowo Sandi Tak Buat Bingung Masyarakat

prabowo sandi

Andie Arief selaku Wakil Sekjen Partai Demokrat mengatakan jika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap jika Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menyampaikan visi, misi, dan program yang realistis saat debat capres perdana 17 Januari mendatang. Menurut Andi Arief, jika Prabowo-Sandi menyampaikan program yang sulit dilakukan, maka masyarakat akan bingung. Pesan tersebut disampaikan SBY saat bertemu Prabowo Sandi di kediamannya, kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Kamis siang (10/1). “Menurut Susilo Bambang Yudhoyono, pemaparan visi, misi, dan debat itu yang terpenting menyampaikan yang mungkin akan tercapai. Jangan bingungkan rakyat,” ucap Andi melalui pesan singkat, Kamis (10/1). Andi mengamini bahwa SBY, Prabowo, dan Sandi menghelat rapat untuk membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan debat perdana. Namun, dia menampik ketua umumnya itu mengintervensi terlalu jauh.

Menurut Andi tidak ada visi dan misi Prabowo Sandi yang diubah oleh SBY sebelum dipaparkan dalam debat. “Mengenai visi, misi, dan debat Pak Prabowo Sandi tidak dipoles-poles. Autentik seperti yang dilakukan paslon ini,” ujar Andi. Andi menyebutkan Pilpres 2019 adalah panggung kontest milik Prabowo dan Sandi, bukan SBY. Dengan begitu, SBY menghormati mereka berdua. Andi juga menggaris bawahi jika SBY yakin Prabowo dan Sandi mampu menghadapi debat perdana mendatang. Terlebih lagi, Prabowo sudah pernah berdebat dalam panggung Pilpres 2009 dan 2014 yang lalu. Dengan kata lain, Mantan Danjen Kopassus tersebut tidak akan canggung lantaran telah memiliki cukup pengalaman. “Tanpa terkecual Sandiaga Uno yang menjalani Pilkada DKI Jakarta 2017,” kata Andi.

Komisi Pemilihan Umum bakal menggelar debat kandidat Pilpres 2019 yang pertama di Hotel Bidakara, Jakarta pada 17 Januari mendatang. Tema debat perdana nanti adalah hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Sebelumnya, calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengaku akan meminta masukan dari SBY terkait debat yang akan dihadapi tersebut. Tentunya karena SBY mempunyai pengalaman mumpuni lantaran memenangkan Pilpres 2004 dan 2009 silam. Sandi dengan Prabowo mengunjungi kediaman SBY di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, pada Kamis siang (10/1). Mereka rapat membicarakan banyak hal. Termasuk persiapan menghadapi debat perdana. “Bahwa pertemuan SBY dengan Prabowo Sandi tadi ada menyinggung pelaksanan debat dan visi, misi, tentu saja. Tetapi pertemuan tidak melulu bicara itu, tetapi bicara tentang situasi politik dan strategi ke depan,” ucap wasekjen Partai Demokrat Andi Arief.

Pasangan capres-cawapres, Prabowo Sandi meminta masukan dari sejumlah pakar sebelum menghadapi Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam debat capres perdana jelang Pilpres 2019, Kamis (17/1). Sandi berkata bahwa masukan itu merupakan bagian dari persiapan dan pendalaman berbagai isu seputar tema debat perdana ini, sebagaimana bocoran pertanyaan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sandi mengatakan, dia dan Prabowo telah melakukan persiapan sejak kemarin, terutama masukan dari pakar di bidang korupsi, terorisme, hukum, hingga Hak Asasi Manusia (HAM). Diketahui tema debat kali ini mengangkat isu korupsi, terorisme, hukum, dan HAM. “Hari ini kami akan melakukan pendalamam lagi, kemarin sudah ada sesi kita dapat masukan dari para pakar dengan melihat 20 pertanyaan yang diberikan total ada empat topik,” kata Sandi ditemui di kawasan Bulungan usai melakukan olahraga rutin, di Jakarta Selatan, Rabu (16/1).

Sandi mengatakan pertanyaan-pertanyaan itu cukup mencakup keseluruhan empat tema yang akan diangkat dalam debat yakni terkait korupsi, terorisme, hukum, dan HAM. Sandiaga Uno sendiri berharap dari 20 daftar pertanyaan yang diberikan ini tentunya bisa memicu diskusi yang nantinya akan membuka wawasan bagi pemilih ketika menyaksikan debat kedua pasangan calon. Apalagi kata dia, selama debat nanti Prabowo Sandi akan memberikan masukan-masukan yang bisa membuka wawasan pemilih terkait perbedaan cara dia dan Prabowo memimpin dengan Jokowi saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *